![]() |
| Distan menyalurkan 1.330 bibit pala varietas unggul kepada kelompok tani di Kecamatan Weda dan Weda Tengah |
HALTENG, JurnalMalut.com – Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) resmi menyalurkan 1.330 bibit pala varietas unggul kepada kelompok tani di Kecamatan Weda dan Weda Tengah pada Rabu (22/7/2026).
Langkah strategis ini diambil sebagai komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendongkrak produktivitas perkebunan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Bantuan bibit berkualitas tinggi tersebut diserahkan langsung kepada dua kelompok tani, yakni Kelompok Tani Gak Jaya di Desa Sidanga dan Kelompok Tani Fatut Fie di Desa Sawai Itepo.
Kepala Dinas Pertanian Halteng, Lutfi Tutupoho, menegaskan bahwa sektor pertanian dan perkebunan merupakan pilar utama perekonomian daerah. Melalui penyaluran bibit unggul ini, pemerintah optimistis hasil panen pala di wilayah Weda akan melonjak signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
“Penyaluran ini adalah wujud nyata dukungan kami. Pala memiliki nilai ekonomi tinggi dan prospek pasar yang sangat menjanjikan, baik nasional maupun internasional. Kami berharap petani merawat bibit ini dengan optimal agar kesejahteraan keluarga mereka ikut terdongkrak,” ujar Lutfi.
Lebih lanjut, Lutfi memastikan pihak dinas tidak hanya melepas bantuan begitu saja. Kedepan, para petani akan terus dikawal melalui pendampingan teknis dan program pemberdayaan berkelanjutan.
Apresiasi besar datang dari para penerima manfaat. Ketua Kelompok Tani Gak Jaya, Frest Limor, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Halteng. Ia menyebut bantuan ini menjadi suntikan motivasi baru bagi para petani lokal.
“Kami sangat berterima kasih. Perlu dicatat, ini merupakan pertama kalinya kami menerima bantuan di masa pemerintahan IMS-ADIL. Bantuan ini menjadi harapan baru bagi kami untuk membangun sektor perkebunan yang lebih produktif di Kecamatan Weda Tengah,” ungkap Frest penuh optimis.
Merespons bantuan tersebut, para petani berkomitmen penuh untuk menanam dan merawat bibit sesuai anjuran teknis. Mereka berharap komoditas pala ini kelak menjadi sumber pendapatan utama yang mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat Halmahera Tengah secara berkelanjutan. (Yadin/Red)
