Driver Ojol di Ternate Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Editor: Jurnalmalut
Korban saat ditemukan meninggal di kamar kos

TERNATE, JurnalMalut.com – Seorang pengemudi transportasi daring (Grab) bernama Dwi Nandang S. Putra (36) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya di wilayah RT 014/RW 005. Peristiwa tersebut membuat geger Warga Kelurahan Maliaro, Kecamatan Ternate Tengah, pada Selasa (26/6/2026).

Peristiwa tragis ini terungkap setelah tetangga kos korban sempat mengira darah yang mengalir dari bawah pintu adalah cairan bekas darah ikan.

Misteri kematian korban sebenarnya mulai terendus sejak Senin (1/6/2026) malam sekitar pukul 23.53 WIT. Salah satu penghuni kos, Maya Kardi (23), sempat mencium bau menyengat dan melihat cairan merah keluar dari bawah pintu kamar korban. Namun, saat itu saksi mengabaikannya karena mengira cairan tersebut hanyalah darah ikan.

Barulah pada Selasa pagi sekitar pukul 10.20 WIT, kegaduhan pecah di area kos. Warga mulai menyadari bahwa cairan merah yang membeku sejak semalam tersebut adalah darah manusia.

Kakak kandung korban, Eka Dessy Mustikawati (40), langsung menuju lokasi setelah dikabari oleh suaminya. Di sana, ia mendapati pintu kamar adiknya terkunci rapat dari dalam dengan darah yang terus mengalir keluar. 

Pemilik kos, H. Abdulrahaman Ismail (74), bersama Ketua RT setempat langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Ternate.

Mendapat laporan warga, Tim Satintelkam, Satreskrim, dan Unit Inafis Polres Ternate langsung bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian. 

Pemeriksaan awal di TKP turut dibantu oleh personel Biddokkes Polda Maluku Utara. Pada pukul 12.44 WIT, jasad korban dievakuasi ke RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate untuk pemeriksaan medis.

Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kasi Humas Polres Ternate IPDA Sudirjo mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penyelidikan standar.

"Personel kami langsung mendatangi lokasi untuk pengamanan, olah TKP, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi," jelas IPDA Sudirjo, Selasa 2 Juni 2026.

Dari hasil pemeriksaan awal dan penuturan pihak keluarga, Dwi Nandang diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi (tekanan darah tinggi) dan kolesterol. Pihak keluarga juga telah menyatakan sikap untuk menolak proses autopsi terhadap jenazah korban.

Meski pihak keluarga menolak autopsi, Polres Ternate menegaskan akan tetap melakukan pendalaman demi memastikan seluruh fakta di lapangan sinkron dan tidak ada unsur pidana tersembunyi.

IPDA Sudirjo juga mengimbau agar masyarakat Ternate tidak berspekulasi liar atau menyebarkan informasi hoaks terkait penyebab kematian korban di media sosial.

" Kami mengajak masyarakat tetap tenang. Polres Ternate akan menyampaikan perkembangan penanganan perkara ini secara transparan sesuai hasil penyelidikan," pungkasnya. (Jul/Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini