Kadis Pendidikan Halteng Apresiasi Komitmen IMS-Ahlan Jaga Nasib Tenaga Non-ASN

Editor: Jurnalmalut
Kadis Pendidikan Kabupaten Halmahera Tengah, Muksin Ibrahim. 

HALTENG, JurnalMalut.com – Di tengah gelombang restrukturisasi dan pengurangan tenaga non-ASN yang membayangi berbagai daerah di Indonesia, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah mengambil langkah berani. 

Di bawah kepemimpinan Bupati Ikram Malan Sangadji (IMS) dan Wakil Bupati Ahlan Djumadil (AD), Pemkab berkomitmen penuh untuk mempertahankan keberadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), tenaga paruh waktu, serta tenaga alih daya (outsourcing).

Kebijakan strategis ini langsung mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Tengah, Muksin Ibrahim. 

Menurutnya, keputusan ini bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan bukti nyata keberpihakan dan kepedulian pemimpin daerah terhadap nasib para pegawai yang telah lama mengabdi.

"Pemerintah daerah memiliki komitmen yang kuat untuk tetap melanjutkan keberadaan tenaga PPPK, paruh waktu, dan alih daya. Langkah ini menunjukkan kepedulian pimpinan daerah terhadap pelayanan publik, sekaligus memberikan kepastian kerja bagi mereka yang selama ini telah berkontribusi nyata untuk masyarakat," ujarnya, Senin 6 Juli 2026.

Muksin menjelaskan bahwa Pemkab Halmahera Tengah telah memformulasikan berbagai langkah taktis agar ketiga kategori tenaga kerja tersebut tetap bisa bertugas secara legal dan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

Saat daerah lain terpaksa melakukan pengurangan akibat penataan kepegawaian nasional, Halmahera Tengah justru memilih menjaga stabilitas. Bagi Muksin, kehadiran tenaga PPPK, paruh waktu, dan outsourcing adalah roda penggerak yang tidak terpisahkan dari optimalnya pelayanan publik dan program pembangunan daerah.

Sebagai bentuk timbal balik atas komitmen besar bupati dan wakil bupati, Muksin menantang seluruh tenaga kerja non-ASN di Halmahera Tengah untuk menjawab kepercayaan ini dengan kinerja yang maksimal. 

Ia meminta momentum ini dijadikan motivasi untuk mendongkrak disiplin, profesionalisme, dan integritas.

“Kesempatan yang diberikan oleh Pemkab Halmahera Tengah ini adalah amanah besar yang wajib dijaga. Kepercayaan ini hendaknya dijawab dengan dedikasi, loyalitas, dan etos kerja yang tinggi. Mari kita berikan kontribusi nyata dan pelayanan terbaik demi kemajuan Halmahera Tengah,” pungkasnya. (JM)

Share:
Komentar

Berita Terkini