Sebut Pemerintah Lepas Tangan, Sahril Tahir Kritik Keras Pelaksanaan MTQ Malut

Editor: Jurnalmalut
Ketua DPD Gerindra Malut, Sahril Tahir

TERNATE, JurnalMalut.com — Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Maluku Utara menuai kritik pedas. 

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Maluku Utara mengecam keras kebijakan pemerintah provinsi yang memusatkan ajang suci ini di ruang bawah tanah (basement) Masjid Raya.

Ketua DPD Gerindra Maluku Utara, Sahril Tahir, menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar perlombaan biasa. Acara ini merupakan sarana dakwah utama dan syiar Islam untuk membumikan nilai Al-Qur'an. Menempatkan agenda sakral ini di ruang bawah tanah dinilai sangat tidak menghargai kemuliaan acara tersebut.

Selain lokasi yang tidak layak, Gerindra juga menyoroti beberapa kejanggalan dalam pelaksanaan MTQ kali ini:

  • Minim Publikasi: Baliho dan spanduk ucapan nyaris tidak terlihat di pusat kota.
  • Pemerintah daerah dinilai tidak siap dalam menggelar acara.
  • Alokasi dana dinilai cukup, namun fasilitas yang diberikan sangat buruk.

Sahril Tahir mendesak Gubernur Sherly Laos dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe untuk bertanggung jawab penuh. 

"Pemimpin daerah diminta tidak lepas tangan dan segera mengevaluasi total pengelolaan kegiatan keagamaan agar berjalan lebih terhormat, " tandasnya. (Tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini