Polda Malut Diduga Takut Periksa Aboy Tendean Terkait Rentenir Ilegal

Editor: Jurnalmalut
Ketua PW SEMMI Malut, Sarjan H Rivai

TERNATE, JurnalMalut.com – Ketua Wilayah Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) Maluku Utara, Sarjan H. Rivai, melayangkan kritik keras terhadap kinerja Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara. 

Pasalnya, pihak kepolisian dinilai tebang pilih dan terkesan takut untuk memanggil serta memeriksa seorang pengusaha sukses asal Kabupaten Halmahera Selatan, Aboy Tendean.

Kritik tajam ini muncul karena laporan resmi yang diajukan oleh pengurus wilayah SEMMI ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Malut jalan di tempat. 

Sarjan menilai hingga saat ini, penanganan kasus tersebut dinilai mandek dan belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Pengusaha Aboy sebelumnya dilaporkan oleh SEMMI atas dugaan keterlibatan dalam praktik investasi dan pinjaman uang tanpa izin resmi, atau yang akrab dikenal sebagai rentenir ilegal. 

Aktivitas keuangan tidak berizin ini diduga telah berlangsung lama dan menyasar banyak korban di wilayah Halmahera Selatan.

Sarjan sangat menyayangkan lambatnya respons dan penanganan hukum dari aparat kepolisian. Menurutnya, pembiaran terhadap praktik rentenir ilegal tidak hanya mencederai hukum, tetapi juga menghancurkan tatanan ekonomi masyarakat kecil yang terjerat utang berbunga tinggi.

SEMMI Maluku Utara menilai ada kejanggalan dalam lambatnya proses pemeriksaan ini. Mereka mendesak agar institusi kepolisian menjaga profesionalitas dan tidak tunduk pada kekuatan finansial pihak terlapor.

"Kami mendesak Kapolda Maluku Utara dan jajaran Ditreskrimum untuk segera mengambil langkah tegas. Panggil dan periksa Aboy. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu, tidak boleh tajam ke bawah tapi tumpul ke atas," ujar Sarjan, Kamis 30 Juli 2026.

Jika laporan ini terus diabaikan tanpa ada kejelasan status hukum, SEMMI mengancam akan membawa massa yang lebih besar untuk menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Maluku Utara demi mengawal keadilan bagi masyarakat. (Tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini