![]() |
| Istimewa |
TERNATE, JurnalMalut.com — Pengurus Provinsi Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Maluku Utara resmi menggelar rapat persiapan pelantikan kepengurusan daerah di Samatira Resto, Kampung Makassar, Kota Ternate, Kamis (14/05/2026).
Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran pengurus provinsi serta perwakilan pengurus kabupaten/kota. Beberapa daerah yang hadir di antaranya Kabupaten Halmahera Selatan, Kabupaten Halmahera Utara, Kota Tidore Kepulauan, dan Kota Ternate.
Rapat koordinasi tersebut berfokus pada pembahasan agenda krusial menjelang pelantikan resmi. Poin utama pembahasan meliputi kesiapan organisasi, teknis pelaksanaan kegiatan, koordinasi antarwilayah, hingga program jangka panjang pengembangan olahraga selancar ombak di Maluku Utara.
Ketua Umum Pengurus Provinsi PSOI Maluku Utara, Kalbi Rasyid, menegaskan bahwa pelantikan ini akan menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal. Langkah ini sekaligus menjadi pemantik pengembangan olahraga selancar, mengingat Maluku Utara merupakan daerah maritim dengan potensi wisata bahari yang besar.
"Melalui pelantikan ini, kami ingin membangun organisasi yang solid dan mampu menjadi wadah pembinaan atlet selancar ombak di Maluku Utara. Potensi daerah kita sangat besar, sehingga perlu dikelola secara serius dan profesional," ujar Kalbi Rasyid.
Kalbi menambahkan, PSOI Maluku Utara berkomitmen membangun sinergi kuat dengan pemerintah daerah, komunitas peselancar, serta pelaku industri pariwisata. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendongkrak prestasi olahraga sekaligus mempromosikan pariwisata daerah.
Salah satu agenda besar yang turut digodok dalam rapat tersebut adalah rencana penyelenggaraan ajang selancar ombak berskala internasional di Kabupaten Pulau Morotai. Event ini diproyeksikan menjadi panggung promosi wisata bahari global sekaligus membuka peluang bagi atlet lokal untuk unjuk gigi di level internasional.
Selain mematangkan teknis pelantikan, pertemuan ini berfungsi sebagai wadah silaturahmi untuk menyusun kalender kegiatan dan program pembinaan atlet masa depan.
Rapat ditutup dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada perwakilan pengurus kabupaten/kota sebagai bentuk legalitas formal dan penguatan struktur organisasi PSOI di seluruh wilayah Maluku Utara. (Tim)
