Panen Perdana Program TEKAD, KPB Desa Matantengin Tembus 1.2 Ton

Editor: Jurnalmalut
Istimewa 

HALSEL, JurnalMalut.com – Kelompok Pertanian Bersama (KPB) Desa Matantengin, Kecamatan Pulau Makian, Halmahera Selatan, sukses membuktikan potensi emas di sektor hortikultura. 

Dalam panen perdana yang digelar Sabtu, 2 Mei 2026, kelompok tani lokal tersebut berhasil memanen sedikitnya 1,2 ton tomat dengan nilai penjualan fantastis mencapai Rp24 juta.

Keberhasilan ini bukan sekadar angka, melainkan simbol kebangkitan ekonomi desa yang dikelola secara kolektif dan modern.

Kegiatan panen raya ini berlangsung penuh semangat dengan kehadiran berbagai pihak. Mulai dari jajaran Polsek Pulau Makian, Pemerintah Desa Matantengin, hingga tim pendamping program Tekad.

Turut hadir Koordinator Pulau Makian dan Makian Barat, Halid Kader, didampingi Fasilitator Kecamatan Mudais Abdullah dan Arifandi A.Hi Soleman, serta para kader desa se-Kecamatan Pulau Makian. 

Kehadiran mereka menegaskan bahwa keberhasilan pertanian ini adalah buah dari kolaborasi dan pendampingan yang intensif.

Dari lahan yang dikelola bersama, KPB Desa Matantengin mencatatkan produksi sebanyak 1.200 kilogram tomat. Dengan harga pasar yang stabil di angka Rp20.000 per kilogram, total pendapatan yang dikantongi pada panen perdana ini mencapai Rp24.000.000.

"Ini adalah bukti nyata bahwa sektor pertanian, jika dikelola dengan serius dan terorganisir, mampu menjadi motor penggerak ekonomi utama bagi masyarakat kami," ujar Kepala Desa Matantengin, Safran Hi. Jaenal dalam sambutannya.

Sementara Koordinator Wilayah, Halid Kader, menegaskan bahwa Desa Matantengin kini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di wilayah Pulau Makian dan Makian Barat.

"Kuncinya adalah penguatan kelembagaan desa dan semangat gotong royong. Kami ingin keberhasilan ini memicu desa lain untuk menggali potensi lahan mereka masing-masing," ungkap Halid.

Tak hanya soal produksi, momen panen ini kata Halid, menjadi ajang edukasi bagi kader desa se-Kecamatan yang hadir. Mereka belajar langsung mengenai teknik budidaya hingga manajemen pasca-panen agar bisa diterapkan di wilayah asal mereka.

Pihak Polsek Pulau Makian juga menyambut positif pencapaian ini. Menurut aparat keamanan, pemberdayaan ekonomi melalui jalur pertanian sangat efektif dalam menjaga stabilitas sosial dan meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.

Dengan potensi lahan yang masih luas dan dukungan teknis yang kuat, KPB Desa Matantengin optimistis musim tanam berikutnya akan membawa hasil yang jauh lebih besar. (Tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini