-->

Pemkab Halmahera Utara Gelar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Piet-Kasman

Editor: Jurnalmalut


TOBELO, JurnalMalut.com – Suasana di depan Kantor Bupati Halmahera Utara hari Senin (30/3/2026) terasa berbeda. Bukan demo atau upacara biasa, tapi sebuah momen refleksi satu tahun kepemimpinan duet maut Bupati Dr. Piet Hein Babua dan Wakil Bupati Dr. Kasman Hi Ahmad.

Acara yang dihadiri lengkap oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, hingga aktivis pemuda ini jadi ajang "buka-bukaan" soal apa saja yang sudah dicapai dan apa yang masih jadi tantangan buat pasangan periode 2025–2030 ini.

Analogi "Perjalanan Panjang"

Wakil Bupati, Kasman Hi Ahmad, punya cara unik menggambarkan progres mereka. Menurutnya, memimpin Halut itu ibarat perjalanan jauh.

“Perjalanan kita ini baru sekitar 100 kilometer. Masih ada 400 kilometer lagi yang harus kita tempuh sama-sama,” katanya. 

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak anti-kritik. Justru, membutuhkan masukan dari masyarakat.

Ekonomi "Move On" dari Minus

Kabar baik datang dari sektor ekonomi. Bupati Piet Hein Babua memamerkan angka pertumbuhan ekonomi Halut yang sukses rebound. Dari yang dulunya sempat tiarap di angka minus 0,10 persen, sekarang melesat ke kisaran 3,85–3,95 persen di tahun 2025.

Menariknya, yang bikin ekonomi Halut bergairah bukan cuma soal tambang, tapi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang juga tumbuh hampir 4 persen. Efeknya? Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik ke angka 70,50 dan lapangan kerja makin terbuka.

Jujur Soal Kendala Kesehatan

Piet tidak menampik kalau setahun kemarin bukan tanpa hambatan. Ia mengakui sempat ada tekanan keuangan yang bikin pelayanan kesehatan agak tersendat. Tapi, ia memastikan masalah itu pelan-pelan dibereskan, termasuk soal urusan BPJS Kesehatan biar warga tidak susah lagi berobat.

Pesan Buat ASN: Bijak Medsos dan Jaga Damai

Di akhir refleksi, Bupati menitip pesan serius buat para ASN. Di era digital ini, ia minta aparatur negara bijak main medsos. Jangan sampai jempol malah bikin gaduh atau memicu konflik.

"Kalau ada masalah, segera tangani, jangan dipiara sampai meluas," tegasnya.

Acara ini ditutup dengan simbolis pemotongan tumpeng, peluncuran buku "Satu Tahun Kepemimpinan", hingga penandatanganan deklarasi lintas agama sebagai bukti kalau Halut tetap jadi rumah yang aman dan toleran buat siapa saja. (Sl/Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini