![]() |
| Muhammad Uril siswa asal Wairiro Indah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara mengenakan Kemeja Hitam Kotak-Kotak |
HALTENG, JurnalMalut.com – Nama Muhammad Uril kini menjadi simbol kebangkitan talenta muda dari Indonesia Timur.
Berawal dari ruang kelas sederhana di SDN 2 Wairoro Indah, Halmahera Tengah, remaja ini sukses melesat hingga ke panggung inovasi teknologi global.
Kehebatan Uril berakar dari metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan). Metode numerik ini melatihnya berpikir cepat, tepat, dan percaya diri. Dominasinya di Olimpiade GASING Nasional membuka jalan bagi Uril untuk menembus batas dunia digital.
Sabet Medali di Korea Selatan
Ketajaman logika membawa Uril terpilih mewakili Indonesia pada ajang Coding World Innovative Technology Challenge 2024 di Korea Selatan. Bersaing ketat pada 2–3 November 2024, Uril sukses membawa pulang medali perunggu untuk Merah Putih.
Kini sebagai siswa SMP Negeri 5 Halmahera Tengah, Uril terus mempertajam keahliannya lewat pelatihan coding intensif di Bali. Puncak pembuktian terbarunya terjadi pada 18 April 2026.
Di hadapan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Uril menunjukkan aksi memukau menyusun rubrik digital dengan kecepatan dan akurasi tinggi.
Uril adalah bukti nyata bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang untuk menguasai teknologi abad ke-21. Dari pelosok Halmahera Tengah, ia kini berdiri sejajar di garis depan inovasi dunia. (Yadin/Red)
.jpg)