-->

Realisasi Program MBG Kategori 3B di Malut Masih Jauh dari Target

Editor: Jurnalmalut
Istimewa 

TERNATE, JurnalMalut.com – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk kategori 3B - Ibu hamil, Ibu Menyusui dan Balita Non-PAUD di Provinsi Maluku Utara masih menghadapi tantangan serius dalam cakupan penerima manfaat. 

Hingga saat ini, program strategis ini baru menyentuh tiga Kecamatan dari total 118 kecamatan yang tersebar di 8 kabupaten dan 2 kota di Maluku Utara.

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga BKKBN Malut, Dokter Victor, bahwa total sasaran MBG di Maluku Utara mencapai 74.285 orang, yang terdiri dar Ibu Hamil: 10.035 orang, Ibu Menyusui: 12.780 orang dan Balita Non-PAUD: 51.467 anak.

Menurutnya, realisasinya program ini baru terlaksana di Kota Ternate, Kecamatan Ternate Selatan dan Kecamatan Pulau Ternate kemudian Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat.

"Meskipun sudah berjalan di dua wilayah tersebut, jumlah penerima manfaat belum mencakup jumlah total target sasaran di masing-masing kecamatan tersebut, " ujarnya Victor, Jumat (6/2/2026).

Victor mengatakan, untuk Kota Ternate, target sasaran sebanyak 2.965 orang. Di mana Kecamatan Pulau Ternate baru menjangkau 451 orang dari target 492. 

  • Target MBG di Kota Ternate yakni Ibu hamil secara keseluruhan 810, Ibu menyusui 804 dan Balita Non Paud 1351.
  • Kecamatan Pulau Ternate, Ibu Hamil penerima manfaat 35 dari 52 sasaran , Ibu menyusui 35 penerima manfaat dari 35 sasaran, balita non paud 389 penerima manfaat dari total 405 sasaran. Kecamatan Ternate Selatan Baru menjangkau 142 penerima manfaat dari target 2.473. 
  • Di wilayah ini, Ibu Hamil baru mencapai penerima manfaat sebanyak 18 orang dari 758 sasaran, ibu menyusui 29 orang dari 769 sasaran dan Balita Non Paud 95 balita dari 956 sasaran.
  • Kabupaten Halmahera Barat, Kecamatan Jailolo dari total akumulasi target 2.579 sasaran, baru tercapai 470 penerima manfaat. Di mana 35 Ibu Hamil penerima manfaat dari 223 sasaran, Ibu Menyusui penerima manfaat sebanyak 43 dari 79 sasaran, dan Balita Non-PAUD penerima manfaat sebanyak 392 balita dari 2077 balita sasaran.

"Jadi Secara keseluruhan, total penerima manfaat di Provinsi Maluku Utara saat ini baru berjumlah 1.071 orang. Jika dibandingkan dengan total target provinsi sebesar 74.285 orang, maka realisasi program MBG saat ini baru mencapai kurang dari 1,5%., " jelasnya.

Secara akumulasi kata Victor, capaian ini bahkan belum menyentuh angka 10 persen, tepatnya baru 1,45 persen dari total sasaran yang seharusnya menerima manfaat MBG 3B di Maluku Utara,.

Guna mempercepat akselerasi program, Dokter Victor menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, utamanya komitmen Badan Gizi Nasional (BGN) dalam prioritas penyaluran MBG untuk 3B.

Victor berharap adanya kolaborasi yang lebih kuat antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPI) dan perhatian Gubernur Maluku Utara agar penyaluran MBG untuk 3B dapat diperluas secara merata ke seluruh pelosok daerah Maluku Utara. (Tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini