-->

Deprov dan Pemprov Malut Sepakati Jaga Pembangunan Berkelanjutan

Editor: Jurnalmalut

istimewa

SOFIFI, JurnalMalut.com – Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memastikan pembangunan daerah tetap berlanjut tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat.

Hal ini disepakati dalam rapat Paripurna, selasa 21 Oktober 2025.

Sebanyak sembilan fraksi di DPRD menyatakan pandangan mereka terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 yang berpangkal pada semangat yang sama yakni memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Sidang Paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, Kuntu Daud, mengatakan meski rapat diwarnai kekhawatiran atas pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, tapi seluruh fraksi menegaskan komitmen untuk memastikan pembangunan daerah tetap berlanjut tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat.

Fraksi Golkar menyoroti pentingnya disiplin regulatif dalam penyusunan APBD, sementara PDIP mendorong peningkatan pendapatan asli daerah agar program pembangunan tidak terganggu. PKS dan Hanura menekankan prinsip efisiensi dan transparansi anggaran, sedangkan Gerindra serta PKB menyoroti perlunya optimalisasi sumber daya alam dan ekonomi lokal untuk menopang pendapatan daerah.

Semertara Fraksi-fraksi lainnya, termasuk NasDem, Amanat Persatuan Indonesia, dan Bintang Demokrat, menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat demi menjaga keseimbangan fiskal serta kesinambungan program sosial dasar seperti pendidikan dan kesehatan.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Wakil Gubernur menyambut positif seluruh masukan tersebut dan menegaskan bahwa semangat kolaborasi legislatif-eksekutif menjadi kunci menjaga arah pembangunan di tengah tekanan fiskal dan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama di tengah keterbatasan fiskal. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini