![]() |
| Istimewa |
HALTENG, JurnalMalut.com – Suasana di Desa Sibenpopo, Halmahera Tengah, perlahan mulai ditangani serius pasca bentrokan antarwarga yang cukup menyita perhatian.
Pemerintah Daerah (Pemda) Halteng, Pemprov Maluku Utara, bareng TNI-Polri langsung turun tangan buat meredam ketegangan dan memastikan wilayah kembali kondusif.
Seperti diketahui, insiden kemarin cukup menyedihkan, mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan sejumlah rumah warga hangus terbakar.
Biar konflik tidak meluas, Pemda Halteng langsung ambil langkah cepat. "Fokus kita sementara ini adalah pemulangan warga Sibenpopo yang sempat mengungsi di Desa Fritu dan Yeke," kata Kabag Humas Halteng, Bambang Wedarto Harianto, S.IP.
Tidak cuma sekadar mendata kerusakan, rombongan pemerintah dan aparat juga tatap muka langsung sama tokoh masyarakat dan agama setempat.
Tujuannya satu: memastikan warga merasa aman. Apalagi, Wakil Gubernur Maluku Utara, Kapolres Halteng, perwakilan Polda Malut, sampai anggota TNI juga ikut turun langsung ke lokasi buat menjamin keamanan.
Bupati Halteng, Ikram Malan Sangadji, menegaskan kalau keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Hak-hak dasar warga, terutama yang rumahnya rusak, bakal segera diperhatikan.
Biar suasana makin cair dan jejak konflik hilang, Pemda Halteng dan aparat gabungan punya inisiatif yakni ada kerja bakti massa
“Pada Senin besok, Pemda dan masyarakat Desa Sibenpopo bakal gotong royong, bersih-bersih sisa kerusakan akibat konflik,” jelasnya.
Kegiatan bersih-bersih ini diharapkan jadi langkah awal kembalinya aktivitas warga dan merajut kembali harmoni di desa tersebut. (Yadin/Red)
