BNNP Maluku Utara Bakal Terapkan Wajib Tes Urine untuk Calon Pengantin

Editor: Jurnalmalut

Kepala BNNP Maluku Utara, Brigjen Pol. Mirzal Alwi, S.I.K.,

TERNATE, JurnalMalut.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara meluncurkan strategi baru untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika. Salah satunya adalah penerapan kebijakan wajib tes urine bagi setiap calon pengantin sebelum melangsungkan pernikahan.

Kepala BNNP Maluku Utara, Brigjen Pol. Mirzal Alwi, S.I.K., mengatakan Langkah taktis ini diambil menyusul hasil survei internal dan pengungkapan kasus hukum yang menunjukkan tren mengkhawatirkan di lapangan. Berdasarkan data pemetaan BNNP Maluku Utara, mayoritas pengguna zat terlarang di daerah ini didominasi oleh generasi muda yang berada pada kelompok usia 15 hingga 24 tahun

Ia menegaskan bahwa kelompok usia 15-24 tahun merupakan fase usia produktif yang krusial bagi masa depan daerah. Oleh sebab itu, intervensi dini melalui skrining kesehatan pra-nikah dinilai menjadi benteng pertahanan yang sangat efektif untuk memutus rantai peredaran narkotika dari level keluarga. 
Selain itu kata Mirzal, BNNP Maluku Utara tengah menyusun draf kerja sama dan berkoordinasi secara intensif dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Maluku Utara atas penerapan kebijakan wajib tes urine bagi setiap calon pengantin sebelum melangsungkan pernikahan. 
"Saat ini kami menyusun draf kerja sama dengan Kanwil-Kemenag Malut kebijakan ini Tes  nantinya akan diintegrasikan sebagai salah satu syarat wajib saat pasangan kekasih mengurus berkas administrasi pernikahan mereka, " jelasnya. Selasa 3 November 2026
Menurutnya, kebijakan ini memiliki esensi preventif dan edukatif, bukan untuk membatasi hak masyarakat. Skrining ini diposisikan sama pentingnya dengan pemeriksaan kesehatan pranikah lainnya, seperti tes HIV, guna memastikan kesiapan fisik serta mental pasangan muda dalam membangun rumah tangga.
Brigjen Pol. Mirzal menaruh harapan besar agar bumi Maluku Utara dapat benar-benar bersih dan terbebas dari ancaman narkoba. Lingkungan yang bersih dari narkotika diyakini akan memberikan ruang tumbuh yang aman bagi generasi muda setempat
"Produktivitas dan inovasi dari para pemuda ini dinilai menjadi modal utama dalam menjaga dan membangun masa depan daerah yang gemilang, " pungkasnya. (jm)
Share:
Komentar

Berita Terkini