![]() |
| Presiden Prabowo Subianto |
HALTENG, JurnalMalut.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan peluncuran ekspor perdana kendaraan listrik dan empat proyek industri yang memasuki tahap komersial di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (08/10/2026).
Keempat proyek tersebut adalah Blue Sparking Energy, REPT Battero Indonesia, Pioner Aluminium Industries, dan XCMG Indonesia Manufacturing. Powered by
"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini saya Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto luncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan empat proyek industri yang memasuki tahap komersial," kata Prabowo dikutip dalam tayangan YouTube Kamis, (8/10/26).
Di momen yang sama, Prabowo juga meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan 7 proyek industri di kawasan IWIP.
Ketujuh proyek tersebut, meliputi Guang Ching Nickel Cobalt, Inno Prima Material, Tinci Materials Indonesia, Weda Bay Aluminium, Bintang Karya Aluminium, Flatsolar Energy Indonesia, dan Foton Guang Ching Motor Indonesia.
Kepala Negara tersebut mengungkapkan, berdasarkan laporan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, realisasi investasi di kawasan itu telah mencapai sekitar 20 miliar dollar AS, dengan rencana pengembangan investasi sebesar 7 miliar dollar AS.
Sejak pengembangan kawasan ini, penyerapan tenaga kerja pun telah mencapai lebih dari 100.000 orang. Seturut realisasi tersebut, Prabowo berpandangan bahwa Indonesia adalah negara yang cerah, dianugerahi oleh sumber daya alam melimpah.
"Mereka-mereka yang mengatakan bahwa Indonesia gelap, collapse, Indonesia akan collapse, tiap bulan diramalkan kita akan collapse. Tapi hari ini saya datang, saya lihat masa depan Indonesia cerah," ujar Prabowo.
Ia juga menuturkan, ekspor perdana baterai kendaraan listrik adalah langkah yang penting.
Menurutnya, hal itu merupakan bukti nyata bahwa strategi hilirisasi Indonesia sudah benar. Ia berkomitmen akan meneruskan upaya tersebut dengan sebaik-baiknya.
"Apa yang telah kita lihat hari ini tidak bisa lepas daripada hari kemarin. Jadi sebagaimana saya mengatakan setiap saat, keberhasilan hari ini menuju kepada keberhasilan hari esok itu telah dimulai dari hari kemarin," tegasnya (Jul/Red)
