![]() |
| Paripurna penyampaian hasil Reses |
SOFIFI, JurnalMalut.com - Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara menyampaikan masing-masing—aspirasi masyarakat yang mereka kumpulkan selama masa reses akhir September hingga awal Oktober lalu. Semua itu dipresentasikan dalam sidang Paripurna Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2024/2025. Rabu, 18 Juni Tahun 2025.
Dipimpin Wakil Ketua DPRD Kuntu Daud dan dihadiri Wakil Gubernur H. Sarbin Sehe, rapat berlangsung dengan fokus utama: laporan hasil reses. Kuntu mengingatkan bahwa reses adalah momentum penting bagi anggota dewan untuk mendengar langsung keluhan dan kebutuhan warga. Ketentuan itu juga ditegaskan dalam PP Nomor 12 Tahun 2018.
Selama turun ke lapangan, para anggota dewan bertemu masyarakat, perangkat kecamatan, hingga pemerintah kabupaten/kota. “Aspirasi yang masuk cukup banyak—mulai dari jalan, sekolah, listrik, sampai kebutuhan usaha kecil. Semua ini akan kami kawal,” ujar Kuntu.
Ia menegaskan, apa yang disampaikan warga adalah amanat yang harus diperjuangkan. Laporan reses ini juga akan menjadi bahan bagi pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan ke depan.
Laporan tersebut kemudian diserahkan kepada Wakil Gubernur untuk dijadikan masukan dalam penyusunan RKPD dan anggaran pembangunan. Kuntu meminta setiap komisi DPRD mengawal hasil reses hingga tuntas di OPD masing-masing.
Menutup sidang, Kuntu berharap pemerintah provinsi benar-benar menyerap aspirasi yang dibawa dari tiap daerah pemilihan. “Harapan masyarakat sudah kita dengar. Sekarang waktunya memastikan semuanya tidak berhenti di laporan, tapi jadi program nyata,” katanya. (red)
